Opsi bekerja dari rumah menjadi salah salah satu pilihan yang dilakukan perusahaan pada saat pandemik oleh Covid-19 melanda dunia. Setelah 2 tahun berjalan, banyak perusahaan di dunia menerapkan hybrid working space atau full WFO yang berarti karyawan akan kembali sepenuhnya bekerja dari kantor. Apabila kembali sepenuhnya bekerja dari kantor adalah pilihan perusahaan Anda, ada beberapa hal yang patut diperhatikan sebelum menjadwalkan karyawan Anda kembali bekerja dari kantor.
Persiapan Menuju Full Work from Office (WFO)
Perlu diketahui bahwa perubahan budaya bekerja yang disebabkan oleh pandemik juga memberikan efek kepada karyawan pada banyak hal. Perusahaan harus mampu untuk lebih empati mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan karyawannya. Oleh karena itu, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh perusahaan menuju full Work from Office (WFO), yaitu:
1. Buat Jadwal Work from Office (WFO)
Kembali bekerja di kantor dapat membuat beberapa karyawan khawatir dan mengalami anxious response. Hasil dari anxious response ini dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Oleh karena itu, hal ini dapat dicegah dengan membuat jadwal WFO dan WFH secara bergantian antar karyawan. Contohnya, dari 5 hari kerja, seorang karyawan dijadwalkan 2-3 hari untuk bekerja dari kantor dan sisanya dapat dijadwalkan untuk bekerja dari rumah.
2. Menggunakan Teknologi Komunikasi
Untuk membantu karyawan, baik yang bekerja dari rumah atau kantor, teknologi komunikasi dapat digunakan oleh perusahaan. Ada beberapa teknologi komunikasi yang dapat digunakan seperti Slack, Google Hangouts, Google Meeting, Zoom. Sebagai manager, Anda dapat memaksimalkan penggunaan teknologi ini untuk menghubungkan tim Anda yang bekerja dari rumah atau kantor.
3. Mengadakan Team dan 1-on-1 Session secara Berkala
Team dan 1-on-1 session berguna untuk meningkatkan komunikasi dan koneksi antara manager dan staff yang dipimpin. Selain itu, sesi ini dapat dipakai untuk meningkatkan ikatan antar staff pada sebuah tim. Dengan meningkatnya ikatan pada sebuah tim, team goals yang ingin dicapai dapat dikerjakan bersama-sama.
4. Memberikan Apresiasi kepada Karyawan lewat Employee Benefit
Banyak bentuk employee benefit yang dapat diberikan perusahaan kepada karyawan saat proses transisi Work from Home dan Work from Office ini. Contohnya, dengan memetakan keberhasilan apa saja yang dicapai oleh karyawan selama bekerja dan memberikan apresiasi berupa bonus atau kenaikan gaji. Bentuk employee benefit yang dapat diberikan lainnya adalah voucher potongan harga electronic appliances dan furniture untuk mendukung karyawan yang bekerja dari rumah.
5. Menyediakan Manager Training
Manager training yang disediakan perusahaan ini berguna untuk menolong manager melihat masalah yang dihadapi baik oleh karyawan yang bekerja dari rumah atau kantor dengan baik. Cara pandang manager terhadap masalah yang dihadapi staff di timnya dapat membantu manager untuk mampu memberikan solusi terbaik.
CherryApps: HRIS Terintegrasi untuk Mendukung Karyawan Full Work from Office (WFO)
Budaya perusahaan yang baik dapat berjalan maksimal dengan didukung oleh sumber daya manusia yang baik dan juga teknologi sistem yang mendukung proses HR di perusahaan tersebut. Tahapan-tahapan proses HR tersebut adalah proses penerimaan karyawan baru, proses input data karyawan baru, penghitungan gaji, bonus, dan pajak penghasilan karyawan, performance appraisal sampai dengan karyawan resign.
Salah satu teknologi sistem yang dapat mendukung proses HR di perusahaan menjadi maksimal adalah CherryApps. CherryApps adalah Human Resource Information System yang menjadikan company policy sebagai backbone.
Tertarik untuk melihat kemudahan penggunaan CherryApps pada perusahaan Anda? Silahkan klik “Jadwalkan Demo” dan tim CherryApps akan segera menghubungi Anda.
Anda bisa membaca Artikel lainnya di Cherry Pedia dan follow Instagram kami @cherryapps.id