Beberapa tahun terakhir, millennial menjadi pusat perhatian oleh generasi yang lebih tua di dunia kerja terkait dengan karakter dan cara mereka bekerja di perusahaan. Akan tetapi, spotlight topik hangat ini sekarang menjadi milik Generasi Z atau yang dikenal dengan Gen-Z. Gen-Z adalah generasi yang lahir dari tahun 1995-2015. Selain itu, generasi ini dikenal sebagai generasi yang melek teknologi dan memiliki keinginan kuat untuk terlibat dalam sebuah project.
Dalam sebuah perusahaan, manajer akan menemui berbagai generasi termasuk Gen-Z. Bekerja dengan generasi ini akan menjadi pengalaman menarik dan sangat penting untuk mengetahui lebih detail karakter Gen-Z. Apa saja yang harus diketahui oleh manajer mengenai Gen-Z?
1. Memiliki Jiwa Entrepreneurship
Gen-Z menjadi salah satu generasi muda dengan potensi menjadi seorang entrepreneur yang besar. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Online Schools Centre, 41% dari Gen-Z berencana ingin memiliki bisnisnya sendiri. Beberapa dari mereka berencana menjadikan bisnis yang dimiliki menjadi sumber penghasilan utama atau sebagai pelengkap pekerjaan sehari-hari mereka. Apa yang ingin dicapai adalah fleksibilitas dalam dalam mengerjakan pekerjaan mereka. Selain itu, jiwa entrepreneur yang dimiliki oleh Gen-Z membuat mereka dapat memilih jalur karir yang mereka suka tanpa harus terikat dengan rentang waktu yang terikat.
Sebagai manager, yang Anda dapat lakukan adalah memberi ruang bagi staf Gen-Z Anda untuk mengekspresikan idenya. Beri ruang bagi mereka untuk bekerja secara fleksibel tanpa mengabaikan tugas dan tanggung jawab mereka. Dengan memercayai cara mereka mengatur jam kerja mereka, staf Gen-Z Anda akan fokus pada goals yang harus dicapai.
2. Melek Teknologi
Kemampuan menggunakan teknologi dengan fasih adalah salah satu karakter yang dapat Anda lihat dari seorang staf Gen-Z. Berinteraksi lewat internet dengan menggunakan perangkat digital adalah salah satu keunikan yang dimiliki Gen-Z. Oleh karena itu, banyak brand yang membangun strategi marketing dengan mengedepankan interaksi via platform digital.
Dalam dunia kerja, sebagai manager, Anda diharapkan dapat melihat keunikan ini sebagai potensi untuk meningkatkan engagement dengan antara perusahaan dengan staf Anda lewat digital platform. Anda dapat membuat event dengan permainan digital menarik dan melibatkan staf Gen-Z sebagai panitia dan peserta disertai hadiah menarik. Selain itu, untuk mendapatkan talent dengan skill terbaik, Human Resource Department (HRD) dapat menggunakan platform media sosial untuk mempublikasikan lowongan yang dimiliki.
3. Fokus pada Human Connection
Walau disebut sebagai generasi yang melek dengan teknologi, Gen-Z juga memprioritaskan berkomunikasi langsung secara tatap muka dibandingkan dengan jenis komunikasi lainnya. Dengan kata lain, Gen-Z juga menghargai dengan tinggi cara komunikasi yang biasa dilakukan oleh manusia.
Dengan karakter Gen-Z tersebut, Anda dapat menerapkan jam kerja hybrid. Dalam seminggu, pastikan ada jadwal Work from Office (WFO) bagi staf Anda sehingga komunikasi langsung tatap muka dapat dilakukan. Dengan cara ini, diharapkan Anda dapat membangun hubungan yang erat dengan staf Gen-Z di perusahaan Anda.
Ada lebih banyak tulisan yang membahas karakter Gen-Z dan bagaimana cara bekerja sama dengan mereka pada sebuah perusahaan. Akan tetapi, yang dapat digarisbawahi untuk manajer dapat lakukan adalah melakukan komunikasi 2 arah dan saling memberi ruang ekspresi yang cukup bagi staf Gen-Z. Sudahkah Anda siap bekerja dengan Gen-Z?
Tertarik untuk melihat kemudahan penggunaan CherryApps pada perusahaan Anda? Silahkan klik “Jadwalkan Demo” dan tim CherryApps akan segera menghubungi Anda.