Sejak pandemi yang disebabkan oleh virus Covid-19 melanda seluruh dunia, banyak orang semakin sadar akan kesehatannya masing-masing. Banyak upaya dilakukan mulai dari mengonsumsi multivitamin sampai dengan mengikuti beberapa kelas olahraga online demi memaksimalkan kesehatan sehingga tidak mudah sakit.
Akan tetapi, dari banyak hal baik yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan, yang terpenting dan sering dilupakan adalah bagaimana kita menjaga pola makan sehari-hari. Apabila Anda sudah mengonsumsi banyak multivitamin dan berolahraga, tetapi tidak diimbangi dengan pola makan sehat, usaha Anda bisa menjadi sia-sia.
Simak 5 pola makan untuk meningkatkan kesehatan Anda yang lebih baik.
1. Perbanyak Konsumsi Karbohidrat dengan Serat Tinggi
Nasi putih mengandung karbohidrat yang bagus bagi tubuh. Akan tetapi, kandungan serat pada nasi putih tidak lebih banyak dari nasi merah, pasta dari gandum utuh, kentang dan sereal.
Pastikan Anda mengonsumsi karbohidrat dengan serat tinggi tersebut sebanyak sepertiga dari makanan yang Anda makan sehari-hari. Dengan mengonsumsinya, Anda akan mendapatkan serat lebih banyak sekaligus membuat kenyang lebih lama.
2. Tingkatkan Asupan Sayur dan Buah Setiap Hari
Sayur dan buah-buahan mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh manusia. Disarankan untuk mengonsumsi 5 porsi berbagai sayur dan buah-buahan. Sayur dapat menjadi pelengkap asupan gizi Anda saat makan siang dan makan malam. Sedangkan buah dapat dikonsumsi sebagai sarapan dan snack sore Anda.
3. Makan Lebih Banyak Ikan
Ikan adalah salah satu sumber protein hewani yang baik dengan banyak mineral dan vitamin pada kandungannya. Anda dapat mengonsumsi setidaknya 2 porsi ikan selama seminggu. Ikan dengan kandungan lemak Omega-3 yang tinggi sangat baik untuk jantung Anda. Ikan dengan lemak Omega-3 meliputi ikan salmon, ikan trout, ikan haring, ikan sarden, pilchards dan ikan kembung. Jangan lupa makan ikan ya!
4. Mengurangi Konsumsi Makanan Berlemak dan Gula Tinggi
Ada 2 jenis lemak yang biasa kita temui pada makanan sehari-hari, yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh. Lemak jenuh yang dikonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan peningkatan kolesterol dalam darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung. Lemak jenuh dapat ditemui pada daging sapi, daging kambing, susu, keju, makanan yang digoreng, cookies, pizza, pie, keripik, donat.
Oleh karena itu, Anda dapat meningkatkan konsumsi lemak tidak jenuh yang dapat ditemui pada alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian Ikan laut, seperti salmon, tongkol, dan tuna. minyak sehat, termasuk minyak zaitun, minyak canola, dan minyak biji bunga matahari.
Selain lemak jenuh, Anda juga perlu mengurangi konsumsi gula secara terus-terusan dan dalam jumlah yang tinggi. Konsumsi gula yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan risiko diabetes. Gula yang harus dikurangi adalah gula bebas yang Anda dapat ditemui pada minuman bersoda, minuman dengan gula buatan, permen, coklat, kue, dan minuman beralkohol.
Untuk mendapatkan asupan gula yang sehat, Anda dapat mendapatkannya di madu dan buah-buahan segar.
5. Kurangi Asupan Garam
Konsumsi garam yang melebih batas kebutuhan manusia dewasa dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Dengan begitu, resiko terkena penyakit jantung dan stroke juga semakin meningkat. Sebagai manusia dewasa, Anda dianjurkan hanya untuk mengonsumsi kurang lebih 6 gram garam atau setara dengan 1 sendok teh. Hal penting yang perlu dilakukan saat mengurangi garam adalah memperhatikan label makanan kemasan yang Anda beli. Kebanyakkan makanan kemasan sudah mengandung garam sebagai penambah rasa.
Hal penting lainnya untuk menunjang pola makan yang sehat adalah tetap memenuhi kebutuhan air setiap harinya. Setiap orang membutuhkan air kurang lebih sebanyak 2,5 liter setiap harinya. Jadi, jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan berolahraga, memenuhi kebutuhan air Anda serta memperbaiki pola makan Anda menjad pola makan yang sehat.
Salam sehat dari CherryApps! Anda bisa membaca Artikel lainnya di Cherry Pedia dan follow Instagram kami @cherryapps.id