Pandemi karena Covid-19 sudah berjalan kurang lebih selama 1,5 tahun. Sampai sekarang, pemerintah Indonesia sudah menerapkan beberapa aturan terkait mobilitas masyarakat di berbagai daerah. Dimulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan pertengahan tahun 2020 sampai dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah berjalan sejak Juni 2021, pemerintah Indonesia mengupayakan penurunan kasus Covid-19 dengan aturan-aturan tersebut.
Salah satu imbauan yang digaris bawahi pada 2 peraturan di atas adalah berlakunya budaya bekerja dari rumah pada perusahaan-perusahaan yang bergerak di industri non-esensial. Bekerja dari rumah atau dikenal dengan sebutan Work from Home (WFH) seharusnya bisa menjadi budaya baru yang membuat karyawan excited dengan pekerjaannya. Sebaliknya, WFH Work from Home (WFH) bisa membuat lelah karyawan dengan non-stop online meeting dan koordinasi tanpa tatap muka.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan perusahaan untuk membantu karyawannya tetap bersemangat bekerja walau dari rumah. Salah satunya adalah memberikan benefit allowance atau tunjangan yang disesuaikan untuk karyawan remote. Simak benefit allowance apa saja yang dapat membantu karyawan di perusahaan Anda untuk maksimal bekerja.
1. Benefit Online Class
Ada banyak platform untuk belajar online yang dapat diakses secara gratis atau berbayar. Platform belajar ini dapat diakses oleh semua kalangan yang sedang ingin mempelajari skill tertentu dari coding, digital marketing, business sampai dengan self development. Beberapa platform belajar online pun menyediakan penawaran menarik untuk corporate yang dapat diakses oleh semua karyawan Anda seperti Udemy, Coursera, Codecademy, dan platform lainnya.
Memberikan benefit online class kepada karyawan ikut membantu pengembangan skill dan karir karyawan. Dengan kata lain, sebagai aset berharga dari sebuah perusahaan, memberikan benefit online class menjadi langkah strategis untuk mengembangkan perusahaan Anda.
2. Benefit Listrik dan Internet
Bekerja dari rumah memang mengurangi beban transportasi dan waktu yang biasa dihabiskan di jalan. Oleh karena itu, benefit allowance transportasi dapat dikonversikan menjadi benefit allowance listrik dan internet bagi karyawan.
Menurut Kompas.com, penggunaan listrik karena Work from Home (WFH) naik hingga 3% dari rata-rata penggunaan sebelum pandemi terjadi. Selain itu, pengguna internet juga meningkat rata-rata sampai dengan 40% selama aturan Work from Home (WFH) diberlakukan.
Dengan mengonversi benefit transportasi yang biasa didapatkan selama bekerja dari kantor, perusahaan ikut mendukung produktivitas karyawannya dengan meringankan beban pengeluaran karyawan saat Work from Home (WFH)
3. Benefit Home Office Furniture
Perusahaan mungkin sudah menyediakan laptop dan peralatan teknologi yang mendukung lainnya. Akan tetapi, untuk bekerja dari rumah memerlukan furniture pendukung seperti meja, kursi yang nyaman, monitor tambahan dan peralatan kantor lainnya. Furniture dan peralatan kantor yang disediakan perusahaan untuk karyawan yang bekerja dari rumah sangat mendukung budaya Work from Home (WFH) menjadi lebih baik.
Benefit home office furniture ini dapat diterapkan pada perusahaan yang menjalankan budaya bekerja dari rumah. Dengan begitu, semua karyawan yang bekerja dari rumah bisa mendapatkan benefit ini dan produktif bekerja.
CherryApps, HRIS Terintegrasi untuk Mengelola Human Resource saat WFH
CherryApps adalah Human Resource Information System (HRIS) terintegrasi untuk mendukung program Work from Home (WFH). Dengan CherryApps, departemen Human Resource (HR) dapat tetap melaksanakan kegiatan people management, payroll management, recruitment, training dan personal appraisal walau sedang bekerja dari rumah. Tetap maksimalkan pengelolaan karyawan Anda dengan CherryApps.
Tertarik untuk melihat kemudahan penggunaan CherryApps pada perusahaan Anda? Silahkan klik “Jadwalkan Demo” dan tim CherryApps akan segera menghubungi Anda.
Anda bisa membaca Artikel lainnya di Cherry Pedia dan Follow Instagram kami @cherryapps.id