Departemen Human Resource (HR) adalah departemen yang mendukung proses pengelolaan sumber daya manusia (SDM) pada sebuah perusahaan. Proses human resource management diantara banyak perusahaan bisa berbeda tapi pada umumnya sama satu sama lain. Secara general, proses recruitment, onboarding karyawan baru, payroll dan penghitungan pajak penghasilan termasuk dalam lingkup human resource management yang dilakukan oleh departemen Human Resource (HR).
Tujuan dari proses human resource management ini adalah membantu perusahaan untuk dapat menempatkan karyawan pada posisi yang tepat dan memanfaatkan kemampuan karyawan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan perusahaan.
Untuk meningkatkan kinerja karyawan lewat proses human resource management, departemen Human Resource (HR) dapat melakukan beberapa cara, yaitu:
Performance Appraisal
Performance appraisal atau penilaian kinerja karyawan dilakukan untuk mengetahui apa yang saja sudah dikerjakan oleh karyawan pada periode tertentu sekaligus mengetahui apa yang diharapkan dari perusahaan atau pemberi kerja. Dengan dilakukan performance appraisal, karyawan dan perusahaan dapat berdiskusi lebih dalam mengenai harapan masing-masing.
Untuk melaksanakan kegiatan performance appraisal sebagai bagian dari human resource management, departemen Human Resource (HR) diperlukan Key Performance Indicator (KPI). Beberapa poin penting yang diperlukan dalam merancang Key Performance Indicator (KPI) adalah:
- Specific
Indikator untuk mengukur hasil dari penilaian kinerja karyawan harus sesuai dengan apa yang akan diukur misalnya untuk menilai kinerja departemen marketing yang dinilai adalah berapa kualitas konten dan berapa banyak konten yang dihasilkan.
- Measurable
Key Performance Indicator (KPI) yang baik harus dapat diukur dengan standar yang sudah ditentukan sebelumnya. Apabila Key Performance Indicator (KPI) tidak dapat diukur, hasil dari penilaian kinerja karyawan menjadi tidak tepat guna.
- Achievable
Setelah Key Performance Indicator (KPI) dinyatakan dapat diukur, departemen Human Resource (HR) perlu melihat kemampuan karyawan untuk menentukan Key Performance Indicator (KPI) yang achievable. Key Performance Indicator (KPI) yang tidak dapat dicapai membuat performance appraisal menjadi tidak tepat sasaran.
- Time Bound
Setelah menentukan apa yang akan dinilai dan dicapai pada saat penilaian kinerja karyawan, departemen Human Resource (HR) perlu menentukan batas waktu Key Performance Indicator (KPI) yang akan dicapai sebelum performance appraisal berjalan.
Skill Training & Development
Setelah performance appraisal dijalankan, departemen Human Resource (HR) akan menjalankan skill training apabila dari hasilnya disimpulkan bahwa karyawan membutuhkan skill training & development. Tujuan dari pelatihan adalah memperbaiki kinerja, meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas kerja karyawan. Pelatihan keterampilan di perusahaan dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu soft skill training dan hard skill training.
Soft skill training adalah pelatihan untuk membentuk karakter karyawan yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan dan hubungan interpersonalnya. Contoh soft skill training yang dapat diberikan kepada karyawan adalah pelatihan kepemimpinan, pelatihan kerjasama tim, public speaking dan pelatihan lainnya.
Sedangkan hard skill training adalah pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan karyawan untuk menunjang performanya ketika bekerja. Dengan kata lain, hard skill training dibuat sesuai dengan jabatan karyawan tersebut.
Dengan diadakan pelatihan soft skill dan hard skill, pada performance appraisal periode selanjutnya, diharapkan karyawan yang sudah menerima pelatihan dapat mencapai hasil yang sesuai standar dari penilaian kinerjanya.
Menggunakan HRIS terintegrasi
Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) pada sebuah perusahaan melibatkan berbagai tahapan yaitu pengelolaan jadwal kerja karyawan, proses integrasi absensi, penghitungan gaji karyawan, benefit, penilaian kinerja karyawan sekaligus program pelatihan kinerja karyawan. Oleh karena itu, proses pengelolaan karyawan pada perusahaan perlu didukung oleh Human Resource Information System (HRIS) yang saling terintegrasi. Dengan HRIS yang terintegrasi, proses HR Management dapat diukur secara efektif dan hasilnya dapat menjadi acuan untuk pengembangan kinerja karyawan yang lebih baik.
CherryApps adalah salah satu HRIS yang dapat mengakomodasi semua kebutuhan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) pada perusahaan dalam satu sistem. Kemudahan HR management dapat langsung dirasakan oleh semua perusahaan dari berbagai industri untuk meningkatkan kinerja karyawannya.
Tertarik untuk melihat kemudahan penggunaan CherryApps pada perusahaan Anda? Silahkan klik “Jadwalkan Demo” dan tim CherryApps akan segera mengontak Anda