Perjalanan dinas menjadi salah satu kegiatan yang wajib dilakukan perusahaan di berbagai industri. Kegiatan perjalanan dinas atau yang biasa disebut business trip diadakan untuk memperkuat lini bisnis perusahaan di kota atau negara lain. Biasanya, kegiatan business trip dapat berupa seminar, pelatihan atau kick-off meeting.
Untuk menjalankan business trip ini, karyawan biasanya akan melewati beberapa proses seperti perencanaan, pengajuan rencana, pengajuan budget akomodasi dan hotel, persetujuan sampai dengan pelaporan kegiatan business trip. Tahapan perencanaan business trip adalah salah satu tahapan awal yang paling penting dilakukan. Proses perencanaan business trip yang benar akan menghasilkan kegiatan business trip yang maksimal dan efisien.
Merencanakan perjalanan dinas dapat dilakukan dengan beberapa langkah seperti di bawah ini:
1. Mengetahui Tujuan Business Trip dengan Jelas
Business trip yang dilakukan harus memiliki tujuan yang jelas. Apabila bentuk kegiatannya adalah seminar, tujuan yang dapat dicapai adalah mendapatkan sertifikat atau memperluas koneksi bisnis. Sedangkan, apabila yang dilakukan adalah pelatihan, tujuan yang dapat dicapai adalah memperoleh skill baru, sertifikat dan memperluas koneksi. Lain lagi tujuan dari kick-off meeting, tujuan yang biasanya ingin dicapai adalah dimulainya project antara beberapa perusahaan.
Jadi, sebelum mengajukan perjalanan dinas, pastikan terlebih dahulu jenis kegiatannya dan rencanakan tujuan yang ingin dicapai lewat keadaan tersebut.
2. Membuat Itinerary Business Trip
Rencana perjalanan business trip atau disebut itinerary adalah kumpulan rencana yang sudah ditentukan untuk dilakukan selama business trip. Tujuan itinerary ini dibuat adalah supaya Anda tidak melewatkan semua kegiatan yang harus dikerjakan selama business trip. Selain itu, dengan membuat itinerary Anda dapat juga memasukkan kegiatan lain seperti wisata kuliner, mengunjungi tempat wisata lokal atau membeli oleh-oleh khas daerah tersebut.
Jadi, dengan itinerary, rencana kegiatan Anda lebih tertata dan sesuai dengan tujuan yang ingin Anda capai lewat business trip yang dilakukan.
3. Memilih Transportasi dan Akomodasi yang Sesuai
Setelah tujuan dan itinerary dibuat, ini saatnya Anda memilih transportasi dan akomodasi yang akan digunakan saat business trip. Biasanya perusahaan sudah menentukan sendiri transportasi dan akomodasi yang dapat Anda gunakan berdasarkan departemen dan jabatan Anda. Jadi, saat Anda mengajukan business trip, Anda dapat memilih transportasi dan akomodasi yang bisa digunakan.
4. Melakukan Persiapan dari Jauh Hari
Supaya Anda tidak terburu-buru saat melakukan perjalanan dinas, pastikan Anda mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dari jauh hari. Persiapkan dokumen penting yang berkaitan dengan perjalanan Anda seperti passport, KTP/SIM, tiket transportasi, dan voucher penginapan yang digunakan. Selain itu, persiapkan juga apapun yang berhubungan dengan kegiatan business trip Anda baik dari bahan presentasi, dokumen kontrak, atau buku pelatihan.
Dengan mempersiapkan dari jauh, Anda mengurangi resiko untuk ketinggalan hal-hal penting yang Anda butuhkan saat business trip.
5. Vaksin dan Menerapkan Protokol Kesehatan
Penyebaran virus Covid-19 yang semakin masif menjadi perhatian dunia termasuk pemerintah Indonesia. Untuk membuat business trip Anda nyaman, pastikan Anda sudah divaksin dengan 2 dosis dan dalam keadaan sehat. Selain itu, sangat penting untuk Anda menerapkan protokol kesehatan seperti tetap memakai masker ketika Anda sedang bersama orang lain, mencuci tangan dengan sabun, mengganti baju setelah bepergian dan menjaga jarak ketika ada di kerumunan.
.
6. Menggunakan Aplikasi Pengajuan Business Trip
Untuk mempermudah proses pengajuan business trip dari tahapan perencanaan, pengajuan sampai dengan pelaporan, perusahaan memerlukan aplikasi pengajuan yang memberikan benefit kemudahan dan efisiensi. Salah satunya adalah Cherry Corporate Travel Management (Cherry CTM)
Cherry Corporate Travel Management (Cherry CTM) adalah aplikasi yang dapat digunakan untuk mengajukan business trip di perusahaan di berbagai industri. Cherry CTM menggunakan company policy perusahaan Anda sebagai backbone dari sistem pengajuan business trip ini. Benefit allowance, tiket dan akomodasi sudah disesuaikan dengan company policy yang perusahaan Anda miliki.
Tertarik untuk melihat kemudahan penggunaan Cherry CTM pada perusahaan Anda? Silahkan klik “Jadwalkan Demo” dan tim Cherry CTM akan segera menghubungi Anda.
Anda bisa membaca Artikel lainnya di Cherry Pedia dan Follow Instagram kami @cherryapps.id